SELAMAT DATANG DI BLOG PEMBELAJARAN SUGASAMATE EDUCATION. BLOG INI HASIL PELATIHAN SAGUSABLOG IGI. SEMOGA BERMANFAAT. JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN SAMPAIKAN DI 082261113431. TERIMA KASIH

Tim Pengajar Klinik Pendidikan MIPA

Semifinat kompetisi matematika nalaria realistik (KMNR 15) 2020 di Hartono Mall Solo Baru.

Tim Pengajar SMP Insan Cendekia Sukoharjo

Segenap tenaga pengajar berfoto setelah selesai visitasi Akreditasi SMP Insan Cendekia Sukoharjo pada Agustus 2020.

Tim MGMP Matematika Kab Sukoharjo

Kunjungan Guru Matematika kabupaten Sukoharjo ke kantor PPPPTK Matematika Yogyakarta.

Penerimaan Murid Baru

SMP Insan Cendekia menerima pendaftaran murid baru 2020/2021.

Selasa, 02 Juni 2026

Menjawab Keresahan Guru: Menenun Aksi Nyata Lewat PjBL Matematika SMP bersama Wardah Inspiring Teacher

 

Pelatihan PjBL Matematika SMP Wardah Inspiring Teacher

"Bu, kenapa sih kita harus belajar matematika? Rumus ini nanti buat apa kalau kita sudah lulus?"
Jujur saja, sebagai guru matematika, pertanyaan bernada jenuh seperti itu pasti pernah mampir di telinga kita. Mengubah materi yang abstrak menjadi sesuatu yang konkret dan terasa nyata bagi siswa sering kali menjadi tantangan terbesar di ruang kelas. Kita sering terjebak dalam labirin rumus, sementara siswa berjuang keras memahami apa esensi di balik angka-angka tersebut.
Keresahan inilah yang dibedah tuntas dalam ruang belajar virtual Wardah Inspiring Teacher (WIT) Sesi 6: Tahap Penenun Aksi. Melalui ruang bertumbuh ini, saya dan ratusan guru lainnya diajak untuk melihat solusi nyata lewat tema "Pelatihan dan Implementasi PjBL: Aplikasi Materi Skala, Bangun Datar, dan Aritmatika Sosial - SMP".
Dari ruang belajar inilah, saya makin yakin bahwa Project-Based Learning (PjBL) adalah kunci untuk menghidupkan kembali suasana kelas yang mati suri.

Keluar dari Hafalan, Masuk ke Dunia Nyata
Dalam sesi interaktif yang dipandu oleh Ibu Diyah Kusumaningrum, S.Pd. (Guru SDN Sidanegara 01 Cilacap) bersama narasumber Bapak Agus Supriyanto, M.Pd. (Sekretaris Umum RBWIT Pusat), ada satu benang merah yang sangat menarik: Matematika itu harus "turun" ke kehidupan sehari-hari anak.
Selama ini, materi seperti Skala, Bangun Datar, dan Aritmatika Sosial kerap diajarkan sebatas hafalan untuk mengejar nilai ujian. Melalui PjBL, pola pikir itu dibalik. Siswa tidak lagi sekadar menerima rumus jadi, melainkan menemukan konsep tersebut secara mandiri lewat proyek yang dekat dengan dunia mereka.
Bayangkan betapa serunya jika:
  • Materi Skala tidak lagi sekadar angka perbandingan di buku, melainkan petualangan siswa saat merancang denah kamar impian atau maket sekolah mereka sendiri.
  • Konsep Bangun Datar dipahami lewat eksplorasi arsitektur di sekitar rumah atau mendesain pola lantai yang efisien.
  • Aritmatika Sosial dihidupkan melalui simulasi pasar mini, di mana siswa belajar langsung cara mengelola modal, menghitung untung-rugi, dan memahami nilai uang secara riil.

Mengapa PjBL Begitu Penting untuk Pembelajaran Hari Ini?
Menerapkan PjBL bukan lagi sekadar tren atau formalitas pemenuhan kurikulum. Metode ini krusial karena memberikan ruang bagi siswa untuk mengalami pembelajaran yang mendalam (deep learning).
Ketika siswa terlibat langsung dalam membuat sebuah proyek, mereka tidak hanya mengasah kemampuan kognitif, tetapi juga melatih keterampilan abad ke-21 yang sangat mereka butuhkan di masa depan:
  • Berpikir Kritis: Menghadapi tantangan nyata di dalam proyek dan mencari solusinya.
  • Kolaborasi: Belajar menurunkan ego dan bekerja sama dalam tim.
  • Kreativitas: Mengekspresikan pemahaman matematika dengan cara yang unik dan tidak monoton.

Saatnya Bergerak dan Menenun Aksi
Mengikuti pelatihan berharga dari Wardah Inspiring Teacher, Rumah Belajar WIT, dan Yayasan Guru Belajar ini menjadi sebuah refleksi besar bagi saya pribadi. Keresahan kita sebagai pendidik tidak akan selesai hanya dengan mengeluhkan rendahnya minat belajar siswa. Perubahan itu harus dimulai dari cara kita mengajar.
Langkah berikutnya adalah membawa inspirasi ini ke dalam ruang kelas saya sendiri. Saya ingin menenun aksi nyata, merancang pembelajaran matematika yang membuat siswa tidak lagi bertanya "untuk apa saya belajar ini?", melainkan berkata, "ternyata matematika seru dan sedekat itu dengan hidup kita!"
Yuk, sama-sama kita ubah ruang kelas menjadi tempat yang paling dinanti oleh siswa!

Cara Memanfaatkan Pustaka Edukasi Learn Grid Canva sebagai Sumber Belajar Terbuka

 

Agus Supriyanto Guru Duta Canva 2026 Learn Grid

Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan kini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Dalam upaya mendorong transformasi digital tersebut, Canva Community Jateng sukses menggelar webinar daring bertajuk "Ngulik Canva Create Series-3" pada Rabu (13/05/2026) malam melalui platform Zoom Meeting.
Mengusung tema besar "Fitur Baru, Ide Baru!", acara ini menghadirkan para pakar edukasi digital. Salah satu pembicara utama yang membagikan materi strategis adalah Agus Supriyanto, M.Pd., yang merupakan Guru Duta Canva 2026.
Apa itu Pustaka Edukasi (Learn Grid Canva)?
Dalam pemaparannya, Agus Supriyanto menekankan pentingnya aksesibilitas bahan ajar di era modern. Ia mengupas tuntas cara mengoptimalkan salah satu fitur terpenting untuk pendidik, yaitu Learn Grid Canva.
Learn Grid merupakan bagian dari Pustaka Edukasi Canva yang menyediakan ragam aset visual, template, dan materi siap pakai. Fitur ini dirancang khusus untuk mendukung konsep Sumber Belajar Terbuka (Open Educational Resources), sehingga dapat diakses secara gratis dan legal oleh guru maupun siswa.
"Melalui pemanfaatan Pustaka Edukasi ini, para pendidik tidak hanya mendapatkan referensi materi visual yang melimpah. Kita juga mampu merancang media pembelajaran yang lebih hidup, inklusif, kreatif, dan pastinya relevan dengan kebutuhan murid zaman sekarang," ujar Agus di hadapan ratusan peserta webinar.
Menciptakan Ekosistem Belajar yang Kreatif dan Inklusif
Webinar yang berlangsung interaktif ini menyoroti bagaimana teknologi dapat memangkas jarak keterbatasan fasilitas belajar. Antusiasme peserta yang mayoritas adalah guru dan praktisi pendidikan terlihat sangat tinggi sepanjang jalannya sesi daring.
Melalui kolaborasi di Canva Create Series-3 ini, Canva Community Jateng berharap para guru di Indonesia dapat terus bergerak, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi terkini demi mendongkrak kualitas mutu pendidikan nasional.

Yuk, Diskusi Lebih Lanjut Seputar Canva Edukasi!
Apakah Anda tertarik untuk mengoptimalkan akun Canva untuk pembelajaran di kelas? Atau ingin tahu lebih banyak tips seputar fitur-fitur rahasia Canva untuk guru?
Mari terhubung dan lanjutkan diskusi melalui akun media sosial resmi saya berikut ini:
Jangan ragu untuk mengirimkan pesan (DM) atau meninggalkan komentar. Mari kita saling berbagi dan berdampak demi kemajuan pendidikan Indonesia!

Selasa, 04 Maret 2025

Strategi Dahsyat Masa Kini: Optimalisasi ClassPoint untuk Interaktivitas dalam Pembelajaran di Kelas

Dalam era digital yang semakin berkembang, pemanfaatan teknologi berbasis AI dalam dunia pendidikan menjadi sebuah keharusan. Salah satu teknologi yang dapat mendukung pembelajaran interaktif di kelas adalah ClassPoint. Sebagai seorang ClassPoint Certified Trainer, saya, Agus Supriyanto, M.Pd, berkesempatan menjadi narasumber dalam webinar Diklat 32 JP: “Strategi Dahsyat Masa Kini: Optimalisasi berbagai Teknologi Berbasis AI untuk Menyusun Perangkat Ajar yang Inovatif”, yang diselenggarakan oleh Belajar Bersama pada Kamis, 27 Februari 2025, pukul 19.30 - 21.00 WIB.

Rekaman : https://www.youtube.com/live/WI-CafAahCY?si=UtBRSQkftEITFz5A

Mengapa Interaktivitas dalam Pembelajaran Itu Penting?

Interaktivitas dalam pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Dengan metode yang interaktif, siswa dapat lebih aktif berpikir, berpartisipasi, dan memahami konsep secara lebih mendalam. ClassPoint hadir sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berbasis presentasi.

ClassPoint: Solusi untuk Pembelajaran Interaktif

ClassPoint adalah sebuah add-in untuk Microsoft PowerPoint yang memungkinkan guru untuk mengubah slide presentasi menjadi alat pembelajaran interaktif. Dengan ClassPoint, guru dapat menambahkan kuis interaktif, anotasi langsung, serta fitur gamifikasi yang membuat suasana kelas lebih hidup.

Fitur Utama ClassPoint:

  1. Interaktif Q&A: Guru dapat mengajukan pertanyaan langsung dalam presentasi dan siswa bisa menjawab melalui perangkat mereka.

  2. Live Annotations: Memungkinkan guru untuk menulis dan menggambar langsung pada slide guna menjelaskan materi secara lebih jelas.

  3. Gamifikasi dalam Pembelajaran: Memberikan poin dan peringkat kepada siswa untuk meningkatkan motivasi belajar.

  4. Integrasi dengan Microsoft PowerPoint: Tidak perlu berpindah platform, sehingga memudahkan guru dalam mengelola pembelajaran.

Bagaimana ClassPoint Meningkatkan Kualitas Pembelajaran?

Sebagai seorang pendidik, saya telah merasakan manfaat luar biasa dari penggunaan ClassPoint dalam kelas. Beberapa keunggulan yang saya temukan antara lain:

  • Meningkatkan partisipasi siswa melalui berbagai jenis pertanyaan interaktif.

  • Membantu guru dalam asesmen formatif secara real-time.

  • Menyediakan umpan balik langsung sehingga siswa dapat memahami materi dengan lebih baik.

  • Membuat pembelajaran lebih menyenangkan dengan elemen gamifikasi yang menarik.

Kesimpulan

Penggunaan teknologi seperti ClassPoint dalam pembelajaran adalah langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Dengan menerapkan alat ini, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih dinamis, interaktif, dan menyenangkan bagi siswa.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang cara mengoptimalkan ClassPoint dalam pembelajaran, jangan ragu untuk bergabung dalam komunitas kami dan ikuti berbagai pelatihan yang kami selenggarakan!

Mari bersama-sama menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif!

Agus Supriyanto, M.Pd
ClassPoint Certified Trainer

Kamis, 05 Desember 2024

Mengintegrasikan Teknologi dalam Pembelajaran: Refleksi Diklat Nasional 32 JP

 


Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, teknologi telah menjadi salah satu pilar utama untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Pada tanggal 13 November 2024, Diklat Nasional 32 JP dengan tema “Pemanfaatan Teknologi untuk Pembelajaran Kreatif dan Interaktif di Kelas” sukses diselenggarakan. Kegiatan yang berlangsung secara daring ini menghadirkan pemateri unggulan, Agus Supriyanto, M.Pd., seorang Classpoint Certified Trainer, yang berbagi wawasan mendalam mengenai penerapan teknologi untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa.

Selama sesi workshop, peserta diajak untuk melihat bagaimana teknologi dapat mengubah cara pandang terhadap pembelajaran. Tidak lagi hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi menjadikan kelas sebagai arena petualangan penuh tantangan yang menarik. Dengan gamifikasi sebagai salah satu pendekatan, pembelajaran diharapkan mampu mendorong siswa untuk lebih bersemangat dan menemukan kesenangan dalam proses belajar mereka. “Teknologi dalam gamifikasi pembelajaran mengubah cara belajar dari sekadar tugas menjadi petualangan penuh tantangan,” ujar Agus Supriyanto.


Antusiasme para peserta sangat terasa sepanjang acara. Diskusi yang interaktif serta berbagai contoh praktis penerapan teknologi, seperti penggunaan Classpoint, memberikan inspirasi baru bagi para guru untuk menciptakan kelas yang lebih hidup dan dinamis. Tidak hanya teori, tetapi peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung bagaimana teknologi dapat diterapkan, sehingga pengalaman belajar terasa lebih nyata dan relevan.

Sebagai penutup, workshop ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga sebagai momen refleksi bagi para pendidik. Tantangan dalam dunia pendidikan memang selalu ada, tetapi dengan teknologi, tantangan itu bisa diubah menjadi peluang. Para peserta sepakat bahwa inovasi adalah kunci untuk memastikan siswa dapat belajar dengan cara yang relevan dengan zaman mereka.



Workshop ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan berbagi pengetahuan adalah kunci dalam menciptakan pendidikan yang lebih baik. Dengan semangat yang tinggi, para pendidik diharapkan terus bergerak maju, menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menginspirasi tetapi juga mengubah kehidupan siswa ke arah yang lebih baik.

Rekaman lengkap dapat disimak disini 
Kontak Narasumber
Instagram
Facebook
Whatsapp


Senin, 02 Desember 2024

Workshop AI for Education: Inovasi untuk Pendidikan Masa Depan

 


Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menghadirkan inovasi melalui Workshop Artificial Intelligence for Education yang akan berlangsung pada Rabu, 20 November 2024. Acara yang bertempat di Balairung UKSW ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan, khususnya bagi mahasiswa FKIP dan siswa SMA/K. Workshop ini menghadirkan tiga pembicara inspiratif: Rizqy Rahmat Hani, M.Pd. (Ketua Kampus Pemimpin Merdeka), Agus Supriyanto, M.Pd. (Guru Duta Canva Indonesia), dan Stefanus C. Relmasira, S.Pd., M.S.Ed., Ph.D. (Dosen FKIP UKSW).

Selain sesi workshop, kegiatan ini juga menyelenggarakan Lomba Video Konten Tingkat SMA/K dengan tema "Manisnya Belajar di FKIP UKSW". Lomba ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam memproduksi konten video yang menggambarkan serunya belajar di FKIP. Dengan hadiah menarik berupa uang tunai hingga Rp1.000.000,00 dan sertifikat penghargaan, lomba ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif dari para siswa untuk menjelajahi potensi teknologi dalam pendidikan.

Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini terbuka secara gratis, namun hanya tersedia untuk 30 tim pendaftar pertama. Bagi yang ingin berpartisipasi dalam lomba, pendaftaran hanya bisa dilakukan oleh ketua tim melalui tautan yang telah disediakan. Pastikan untuk mendaftar sebelum batas waktu, yaitu Selasa, 19 November 2024 pukul 18.00 WIB, atau hingga kuota peserta terpenuhi.

Dengan kombinasi antara edukasi AI dan pengembangan kreativitas melalui lomba video, workshop ini menjadi ajang yang sempurna bagi generasi muda untuk mempelajari keterampilan masa depan. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari acara yang tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga pengalaman yang mendalam di bidang teknologi dan pendidikan.



Perjalanan Guru Produktif Menuju Duta Canva

Dalam Workshop Artificial Intelligence for Education yang diadakan oleh FKIP UKSW, Agus Supriyanto, M.Pd. hadir untuk berbagi kisah inspiratifnya. Sebagai Guru Duta Canva Indonesia, perjalanan Agus dari seorang guru biasa hingga menjadi salah satu pendidik yang diakui secara nasional menunjukkan betapa pentingnya semangat belajar dan berinovasi. Dengan dedikasi tinggi, Agus berhasil memanfaatkan peluang teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, menjadikannya teladan bagi guru-guru lain yang ingin terus berkembang.

Dalam sesi yang dibawakan, Agus menceritakan bagaimana Canva menjadi alat andalannya dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan interaktif. Ia mengungkapkan bahwa platform ini tidak hanya mempermudah guru dalam mendesain materi, tetapi juga memberikan ruang bagi kreativitas siswa. Dengan Canva, guru dapat menyusun infografis, presentasi, hingga video pembelajaran yang mampu menjangkau berbagai gaya belajar siswa, menjadikan proses pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif.

Tak hanya berbagi pengalaman, Agus juga memberikan tips praktis untuk mengoptimalkan Canva dalam menyelesaikan tugas dan proyek. Beliau menunjukkan berbagai fitur unggulan Canva, seperti template siap pakai dan alat kolaborasi, yang sangat berguna bagi guru, siswa, maupun dosen. Peserta diajak untuk mencoba langsung, sehingga mereka dapat memahami bagaimana memanfaatkan teknologi ini untuk mendukung proses belajar mengajar.

Semangat Agus Supriyanto dalam memanfaatkan teknologi untuk pendidikan memberikan inspirasi besar bagi para peserta. Kisahnya membuktikan bahwa teknologi, jika dimanfaatkan dengan tepat, dapat menjadi alat transformasi yang membawa dampak positif. Melalui workshop ini, Agus mengajak semua peserta untuk terus berinovasi dan menggunakan teknologi seperti Canva untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Selasa, 23 April 2024

Festival Kurikulum Merdeka 4


Festival Kurikulum Merdeka 4

🎉 20 Guru dari Berbagai Jenjang

🎉 2 Hari


Fasilitas :

1️⃣ Rekaman sesi

2️⃣ Materi dari 20 narasumber guru

3️⃣ Sertifikat kepesertaan

4️⃣ Berkesempatan mendapatkan pendampingan dari Kampus Pemimpin Merdeka


Pelaksanaan Festival Kurikulum Merdeka :

Kamis dan Jumat

25 - 26 April 2024

19.00 - 21.00 WIB


Daftar Sekarang! GRATIS!

Terbuka Untuk Pendidik dan Guru Semua Jenjang Pendidikan


📍 Link pendaftaran:

bit.ly/daftarfkm4

bit.ly/daftarfkm4

— — —


✅ Lembaga pendampingan dan pelatihan sekolah yang telah mendampingi lebih dari 200.000 Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Seluruh Indonesia._


Yuk, bapak ibu jangan lewatkan kesempatan untuk Daftar dan sebarkan seluas-luasnya! 😉







#MerdekaBelajar #kurikulummerdeka #festivalkurikulummerdeka2024 #fkm4

Senin, 09 Januari 2023

Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa Yang Akan Terjadi?

 Tantangan Menulis Setiap Hari


Resume Hari ke-1            : Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang akan terjadi
Gelombang                 : 28
Tanggal                       : 9 Januari 2023
Tema                           : Menulis Setiap hari
Nara Sumber               : Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd
Moderator                   : Dail Maruf, M.Pd 

Menulis merupakan cara menuangkan segala ide yang muncul di kepala dalam bentuk tulisan. Awalnya pasti akan merasakan kebingungan apa yang akan ditulis dan mau mulai darimana? Hal ini sangatlah wajar bagi para pemula sebagaimana yang saya rasakan saat ini.

Pada pertemuan KBMN gelombang 28 ini saya berusaha menyimak dan menyerap apa yang disampaikan oleh omjay. Beliau menjelaskan secara gamblang profil beliau dan sejarah menulis beliau sejak awal hingga saat ini. Secara pribadi saya sangat takjub dengan idenya yang seakan terus bermunculan tidak ada habisnya. Bagaimana omjay dapat mempunyai kemampuan menakjubkan seperti itu. Idenya selalu segar, tulisannya selalu enak dibaca bahkan untuk orang yang kurang suka membaca sekalipun. Ternyata kemampuan itu tidak didapatkan secara instan, namun melalui serangkaian proses yang panjang dan berliku.

Pada pertemuan ini omjay mengatakan "Menulis setiap hari akan berbuah prestasi ketika anda menulis dengan hati". Saya merasa sangat tertantang untuk membuktikan apakah ucapan beliau ini akan berlaku juga kepada diri saya yang masih sangat pemula dalam dunia kepenulisan. 

Saya mulai membaca blog penulis yang terkenal kemudian berusaha mengambil hikmah dan ide yang tersirat disana kemudian dimodifikasi sesuai dengan karakter saya sehingga terlahirlah bentuk tulisan baru sesuai kehendak hati penulis.

"Menulislah dengan hatimu maka engkau akan bertemu dengan pembaca setiamu"

Karakter tulisan setiap penulis pasti berbeda-beda sesuai kepribadian dan kadar keilmuan yang dimilikinya. Diawal mungkin terasa sederhana namun seiring waktu jika dilaukan secara kontinu maka lambat laun akan berkembang dengan sendirinya.

Terimakasih omjay atas motivasi dan paparannya, mohon bimbingannya agar bisa konsisten dan berkembang menjadi penulis yang handal.
Salam sehat sukses selalu untuk kita semua.